Journal, Review, and Inspiration

Journal, Review, and Inspiration
Showing posts with label event. Show all posts
Showing posts with label event. Show all posts

Friday, August 26, 2016

NONTON TEATER BUNGA PENUTUP ABAD

Bunga penutup abad merupakan karya adaptasi dari buku Bumi Manusia dan Anak Semua Bangsa karya Pramoedya Ananta Toer. Sebenarnya buku-buku ini merupakan tetralogy, setelah Anak Semua Bangsa ada juga Jejak Langkah dan Rumah Kaca, namun teater Bunga Penutup Abad ini hanya mengisahkan dua buku awal. Tokoh Nyai Ontosoroh diperankan Oleh Happy Salma, Minke Oleh Reza Rahardian, Annelies oleh Chelsea Islan, dan Jean Marais oleh Lukman Sardi.

Ketika saya tau bahwa Reza Rahardian yang memainkan Tokoh Minke ini, dalam hati saya bertanya, tidakkah Reza Terlalu “Indo” untuk memainkan peran seorang pribumi? Karena terus terang setiap pembaca Pramoedya pasti punya bayangan sendiri bagaimana sosok Minke, dan saya membayangkan seorang pria manis rupawan dengan kulit sawo mateng berusia 18 tahun. Does Reza fit in, I don’t know. Kemudian  ada Sosok Annelies yang diperankan Chelsea Islan, sangat pas untuk penggambaran seorang Indo yang begitu cantik hanya saja, sebagai penonton awam, tentu saya bertanya-tanya bagaimana aktingnya ketika bermain teater, mengingat Chelsea yang saya kenal dari media adalah seorang bintang film yang memulai karirnya bukan dari pemain teater. Untuk seorang Happy Salma, saya tidak meragukan apapun, saya memang ingin melihat dia bermain sebagai Nyai Ontosoroh yang tersehor itu mengingat Happy Salma bukan pemain baru di dunia teater.
Ketika tirai dibuka, sekejap itu juga penonton hening, semua mata tertuju pada Reza Rahardian sebagai Minke yang sedang membaca surat dari Panji Darman tentang keadaan Annelies nun jauh di negeri Belanda, entah saya berlebihan atau tidak, detik-detik awal ketika tirai terbuka dan lampu panggung mulai menyala saya melihat dada yang di balut jas hitamnya turun naik begitu ketara pertanda jantungnya berdegup kencang (well I sit in the front row, so I think I can see clearly). Kemudian Lantang suara dan khas aksen jawanya terdengar, ditemani Happy Salma yang duduk anggun dengan mimik muka tegang, lalu menjelmalah keduanya sebagai Minke dan Nyai Ontosoroh, monolog demi monolog, dialog demi dialog.
Sungguh bukan kerja gampang memainkan teater dengan monolog yang panjang-panjang, tapi secara keseluruhan semua bermain bagus, bermain teater membutuhkan artikulasi jelas, mimik muka dan gesture tubuh dramatis, dan tentu saja penghayatan. Tidak sama dengan film dimana mimik muka bisa terlihat jelas dengan zoom in kamera, bisa dilakukan take berulang-ulang, disitulah kenikmatan menonton teater. Energi si pemain, penghayatan, dan spontanitas menjadi magnet tersendiri bagi para penonton dan Reza, you did it well, saya sampai lupa bahwa sebelum menonton saya sempat ragu apakah Reza cocok dengan karakter Minke ini.
Saya paling penasaran dengan penampilan Chelsea Islan, jujur, saya suka. Memang cocok Chelsea memerankan Annelies yang cantik jelita, manja, dan dimabuk cinta. Ternyata Chelsea punya artikulasi suara yang jelas dan merdu, you nailed it Chelsea.
Happy Salma sebagai Nyai Ontosoroh, dari yang bisa saya rasakan, saya kira Happy salma memiliki kecintaan pada sastra karya Pramoedya ini mungkin jauh sebelum proyek teater ini. Begitu menyatu, Nyai Ontosoroh, seorang pribumi, cantik dengan kulit sawo matang, berusia tiga puluhan, sungguh pas. Terasa sekali dominsinya sebagai seorang Nyai Ontosoroh yang “berkarisma” saat adegan demi adegan dengan Reza dimainkan. Minke yang labil tapi cerdas, Minke yang masih sangat muda, Minke yang Jatuh cinta. Oh iya  Lukman Sardi. rasanya tak perlulah saya berkomentar untuk seorang pemain watak sekelas Lukman Sardi. Beliau memerankan Jean Marais, seorang pelukis prancis yang pincang, mungkin adegannya tak sebanyak Happy Salma, atau Reza Rahardian, namun karakter Jean ini sungguh penting sebagai penjembatan satu cerita dengan cerita lainnya, satu adegan dengan adegan lainnya.
Wawan Sofyan sebagai sutradara dan penulis sekenario merupakan pengapresiasi karya Pramoedya sejak dulu, terbukti dengan karya-karyanya sebelum ini seperti ‘Mereka Memanggilku Nyai Ontosoroh’. Beliau membuat Plotnya yang maju-mundur, namun tetap enak di tonton tidak membingungkan, lebih dari itu Wawan Sofyan mampu menjembatani menciptakan alur yang kompleks monolog-monolog yang menarik namun tetap dengan khas Pramoedya yang tak hilang dari setiap adegan. Satu hal lagi yang membuatnya istimewa, pementasan teater ini menggunakan live orchestra yang merdu, jernih dan rapih.

Pada akhirnya penyuka Pramoedya atau bukan, pencinta teater atau bukan, tidaklah rugi menonton pertunjukan teater ini, rasa-rasa sebagai penyejuk batin yang sudah kering. 

25 Agustus 2016 (Perempuan Akhir Abad)





















Sunday, November 25, 2012

NULIS YUK....(Workshop nulis oleh Tulis Nusantara, Nulisbuku.com dan Plotpoint)


Setelah getaway longweekend ke Bromo dan Jogja seminggu yang lalu, gue merasa selama seminggu jadi mahluk unsosmed. Bukan karena out of service area juga jadi gak in touch sama social media, cuma memang memilih buat socialize and humanise my self dengan lingkungan kanan kiri, beneran make a friend, ketemu sama orangnya langsung, skin on skin gitu :).  Tapi tiba-tiba @ridoarbain mention gue di twitter, menawarkan ke gue buat ikutan workshop nulis yang diadakan @tulisnusantara, bekerjasama dengan @nulisbuku dan juga @_plotpoint. Tawaran itu datang  2 hari sebelum acara. Mendengar tawaran workshop nulis ini gue seneng banget. Apalagi buat penulis pemula kayak gue, yang mood-nya kadang naik turun, yang perlu suplement biar tulisannya makin bergizi. Kalau ditanya mau aja apa mau banget, gue jawab mau banget lah! Tapi masalahnya tanggal 25 Nopember itu juga merupakan hari besar buat @hijabers_plg yang ngadain acara 1st aniversary, and i am in charge. Untungnya jam berlangsungnya acara nggak tabrakan, jadilah gue memberanikan diri buat daftar. Eh tapi ternyata proses pendaftaranya agak dramatis hahahaha....Gue harus e-mail dulu, mesti nunggu balesan e-mail dan konfirmasi ulang melalui sms ke nomor yang sudah tertera di e-mail konfirmasi tadi, dan tinggal tunggu sms balesan. Kenapa bisa dramatis, ya karena gue baru daftar 2 hari sebelum hari H dengan proses yang lumayan berbelit dan pastinya bukan gue sendiri dong yang mau ikutan hehe... Tapi, akhirnya karena mbak @lia3x baik hati, jadilah saya disuruh datang aja langsung dan Alhamdulillah ya boleh masuk :P

Jeng-jeng!!!! hari minggu tanggal 25 Nopember 2012 tiba juga. Gue bangun lumayan pagi, soalnya harus kerumah temen gue dulu, dan dimulailah ke'rempongan' gue hari itu. Setelah  ngetok rumah orang minggu pagi dan berhasil ngerecokin temen gue, akhirnya gue sampai juga di tempat acara Workshop Nulis ini 30 menit sebelum acara mulai, dan ternyata sudah lumayan ramai.

Honestly, gue kangen banget sama temen-temen dari @NBCPalembang, udah lama 'sok sibuk' dan udah dua kali gathering absen makanya gue bela-belain buat hadir. Kenapa gue bisa kangen banget ya? mungkin karena gue rindu aura kumpul bareng passionate writer yang humble, yang asik, yang seru, yang apa adanya, yang lucu, rindu ngerumpi random sama mereka, dan bagi-bagi cerita. Ehmm i just feel so hommie. Bertemu mereka hari itu kayak obat kangen, makin seru lagi karena kali ini ada bang @Byotenega (salah satu foundernya nulisbuku.com, where i publish my first book) ada mbak @febyindirani penulis dan juga produser acara berita di Kompas TV, dan ada mbak @ginasnoer dari @_plotpoint yang juga seorang editor. Lengkaplah mentor hari itu :).

MEET FEBY INDIRANI

Pertama kali bertemu mbak Feby ini, gue merasa nggak asing sama mukanya, sering gue lihat dimana gitu, tapi lupa :P Setelah ngobrol-ngobrol sebentar gue bisa ngerasain bahwa seorang Feby Indirani ini adalah sosok yang ramah, ceria, suka ngobrol, dan penyimak yang baik. Well, gue rasa semua penulis yang baik memiliki kemampuan menyimak dan menyerap informasi dari hal-hal kecil sekali pun, sama seperti mbak Feby ini bahkan seorang Febri yang tidak lahir dibulan Februari pun membuat dia tertarik. Ouh iya, dan akhirnya gue inget dimana gue pernah liat mbak Feby ini. Gue sering lihat dia di TV hehehehe.... (jangan timpuk gue ya :)) ) .
Terakhir gue pernah nonton wawancara bersama mbak Feby Indirani di acara 'eight-eleven' Metro TV untuk novel terbarunya yang berjudul Clara's Medal. Gue juga sedikit heran kenapa juga gue sampai inget banget buku Clara's Medal ini padahal belum pernah baca, mungkin karena ide ceritanya yang unik dan buat gue juga tidak mudah buat di eksplore tapi Feby Indirani bisa buat buku setebel itu. Kagum. Apalagi buat gue yang bikin novel 200 halaman saja pake acara fluktuasi mood :P dan hari itu gue bertekad buat curi ilmunya.

Dalam sesi ngobrol-ngobrol santai bersama mbak Feby Indirani hari itu ada beberapa hal yang gue noted, such as:
  • Setiap penulis itu punya karakteristik menulis masing-masing, jadi semakin banyak buku yang menjadi referensimu semakin baik.
  • Selesaikan Naskahmu. Sejelek apapun naskahmu, setidaknya ada karya yang kamu hasilkan, dan bisa jadi triger buat buku-buku selanjutnya yang lebih baik.
  • Menulis itu niatnya untuk mengisnpirasi, fellowship, penghargaan dan lain sebagainya itu adalah bonus dari kecintaanmu menulis.
MEET GINA S NOER
mbak Gina (white t-shirt)
Kesan pertama kali bertemu mbak Gina ini adalah 'asik'. Dengan pakaian kasual yang terkesan nyantai, mbak Gina juga menyampaikan materi dengan gaya yang ringan tapi berisi, dan langsung praktek nulis dengan membagi peserta  kedalam beberapa kelompok membuat peserta nggak bosen dan antusias. 
Banyak banget hal-hal positif yang gue dapet dari presentasinya mbak Gina soal menulis tapi satu hal yang gue inget betul, ketika mbak gina bilang 
"Haram hukumnya bagi penulis yang hanya punya referensi dari buku doank"
gue rasa mbak Gina benar. kebanyakan dari kita hanya terpaku pada buku sebagai referensi menulis, padahal dimensi cerita itu luas sekali dan tidak hanya dari buku, bisa dari film, lukisan, lagu dan masih banyak lagi. Kita sudah bisa lihat contoh nyatanya, betapa cerita Harry Potter yang berasal dari buku tebal berubah dimensi menjadi bentuk visual (film), bentuk lukisan(poster) dan masih banyak lagi. Gue 100% agree mbak Gina ;) 
Oh iya, anyway mbak Gina I love your shoesssssss.... hahaha(salah fokus) 

Tiga jam yang sangat berkualitas di weekend, semoga Workshop kemarin bisa nambah ilmu buat kita semua. Thank You Tulisnusantara, nulisbuku, dan Plotpoint :) 





Monday, September 17, 2012

WITH MY MIKE






with my "mike" as a Master Ceremony of the 6th NBCPalembang book launch

with my 'mike' during Talk Show with @salsabeella writer, entrepreneur, and founder of Nulisbuku.com and coordinator of nulis buku club palembang @lia3x
with my 'mike' first time speak as a President of Hijabers Palembang
 with my 'mike' as MC for The 61st World Meteorological  Day
with my "mike'" On Radio Talk Show i was as a vise President of Hijabers Palembang

Sunday, August 12, 2012

BEAUTY BOLD

Pure Black with Red Lipstick



Shawl and Inner: Kaffah ; Fur Earing: Maze(fx) ; Stud Blazer:ZARA;
t-shirt; Belt; skirt::Brandless shoes: Charles&Keith

Monday, July 2, 2012

Meet MY 'DEE'

1st July 2012
its a cool date.
Finaly i met my dearest favourite Author, my Inspiration, my Role
Dewi 'Dee' Lestari
Author of 8 book
and now all of my book has been signed by Dee
with cool word
to: Rahma (girang)

 this is it!

SO Happy to see her live and her son Keenan

its Me and Dee (dan keenan dibelakang yang ogah di foto) :P
 Keenan nggak mau difoto, mau foto pesawatnya aja (keenan said), and her mom as a Background :P
 Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh (hahhaa Naaa..Kidding its Me, Dee, and my oldest Sister)

Dee Ibunya Diva, Bodhi, Elektra, dan  Zarah (alfa belom lahir :p)

Saturday, May 12, 2012

Malem Minggu with MATES

Malam Minggu with Mates...
My fist book is Mate...this is my Real Mates





Malam ini di cafe, but no matter what, mau di cafe, mau dim sum, mau sekedar menghabiskan malam sambil minum sekoteng, yang penting bersama kalian.
 Another Glass please ;)
atau dim sum
finally with Roby, the man behind the lens *cieeeeh* :P



Sunday, April 22, 2012

Project Antologi ke-4 at the caffe

Hallo Readers and Writers 


It's been a long time ya gue nggak posting sesuatu di blog ini. But, special for today, gue membawa berita gembira buat temen-temen semua. Nulis Buku Club Palembang (@NBCPalembang) mengajak temen-temen semua untuk ikutan gabung dan berpartisipasi dalam Proyek Antologi ke-4 kita dengan Tema : At The  Caffe.

Karya kamu haruslah tentang sesuatu yang terjadi di Kafe. Bikin sekreatif mungkin ya, Think Out of the box, tapi jangan sampai keluar tema ya ;)

Syarat:

1. Diketik di kertas HVS folio; ukuran rata atas-bawah, kanan-kiri: 3 cm.

2. Type: Times New Roman, size 11.

3. Genre cerita: fiksi. (boleh cerpen, puisi, prosa)

4. Maksimal 4 halaman.

5. Deadline; 15 Mei 2012. pkl.24.00 WIB,  dikirim dalam bentuk file word ke: rahma_030305@yahoo.com. Jangan lupa tulis nama kamu, akun twitternya, dan judul karyanya apa. (Contoh: Rahma Hayati, @rahma_hayati, Senja di Kafe Senja)

6. Boleh kirim lebih dari satu karya.

7. Karena ini sifatnya antologi, berarti tulisan yang kamu kirim harus gue seleksi ya. Hehe:P  
8.  Yang mau nyumbang sketsa cover buku juga boleh. :D   
 
9. Masalah royalti, nanti kita infoin lebih lanjut lagi ya.
Kalo mau nanya-nanya soal project ini, boleh mentionke @rahma_hayati atau @NBCPalembang. 
Thank You All...

Saturday, January 28, 2012

Long Distance REAL-ationship (LDR)







 play this while reading

Kayaknya, LDR saat ini udah jadi problematika khas kaum urban. Kalau dulu mungkin jamannya  jodoh-jodohan dan jamannya kawin lari, khas cerita siti nurbaya. Berganti abad, problematika relationship kian berubah  menuju arah yang berbeda.  Faktor-faktor penyebab yang paling jelas terlihat adalah semakin mudahnya kita berkomunikasi saat ini. Kalau dulu, mungkin pasangan-pasangan tidak banyak yang berani mengambil resiko  untuk menjalani LDR dengan alasan komunikasi yang sulit. Surat aja kadang nyampe, kadang enggak. Sekarang mulai dari social media yang hadir dengan berbagai bentuk, pesan singkat yang kian variatif sampai harga tiket pesawat yang bisa lebih murah dari harga jeans gue, (jeans gue juga bukan jeans mahal kale hehe) membuat LDR bukan lagi hal yang mengerikan buat dijalani.
Hell yeah, you still can keep in touch dengan format yang berbeda, lo bisa denger suaranya, masih bisa lihat mukanya yang bergerak-gerak ketika tertawa dengan menggunakan skype. Lo bisa bolak-balik Palembang-Kuala Lumpur setiap sebulan sekali, karena harga tiket promo hampir ada tiap bulan. Membuat hubungan jarak jauh itu semakin tidak terasa jauh.  But its REAL-ationship, still have bounderies and problems yang paling penting pinter-pinter yang ngejalanin aja. Menurut gue ada tiga hal utama ini yang mesti di jaga bener-bener pas LDR-an:
1.     1. Niat; semua hal bakal berjalan baik kalau niatnya baik. Tinggal usaha yang maksimal, doa mengiringi aja.   Klise? Iya memang, but its true!
2.  2. Kepercayaan; ini masalah crusial, dan menurut gue yang nggak LDR-an pun, masih rentan dengan kepercayaan. Kalau buat gue pribadi, ketika menjalani relationship sama orang lain, itu sama aja dengan memberikan separuh hati lu ke orang lain buat dijaga(konotasi). It means you SHOULD believe him/her to guard it. Jadi, LDR atau nggak kepercayaan itu hal sacral yang harus selalu di jaga terus menerus ( continuity)
3.   3.  Komunikasi; lagi-lagi ini kedengarannya klise, tapi nggak banyak yang bisa tetep menjaga komunikasi ini dengan baik ketika menjalani LDR, termasuk gue. Apalagi kalau sudah beda bahasa. Ketika lo marah, dan ingin mengungkapkan sesuatu yang mereka terima malah lain. Malah tambah berantem akhirnya. Beda teman, beda lingkungan, beda kegiatan dengan jarak ribuan mil itu membuat komunikasi jadi sangat penting tapi juga sekaligus membuat komunikasi sangat sensitive. Apalagi kalau LDR-annya sampe beda waktu, you have to set up the time to talk, to communicate with him/her. LDR its something that really need your effort to make it good.
LDR itu pilihan yang lo buat sendiri, kalau takut dengan masalah yang akan timbul sebaiknya pikir ulang untuk menjalaninya. But if you ask me, I think no one can guarantee relationship that not in Log Distance doesn’t have problems. Like Lenka said, trouble is a friend. Tergantung niat kita aja.
Satu hal yang lagi-lagi pendapat pribadi gue. Jangan pernah menyerahkan masa depan lo atau karier lo karena takut menjalani LDR. Misalkan, dibanding LDR sama pacar lo yang udah 5 tahun lo memilih meninggalkan scholarship ke Luar Negeri. Apalagi masih pacaran, sorry people, no one can guarantee its save, no formal agreement. And LDR isn’t so hard like its look like. Is just need your serious effort. Ops sorry, not only you but both of you, you and your partner. Good effort and good maintenance, yang berakhir dengan togetherness. Lo  juga nggak akan pernah bisa menjalani LDR seumur hidupkan. Intinya, bertahan dalam hubungan LDR meski bertahun-tahun lamanya tetap saja perlu kejelasan kapan, dimana, dan bagaimana caranya semua itu akan berujung pada kebersamaan.
LDR itu cuma cara manusia beradaptasi dengan perkembangan zaman. Manusia tetap butuh kebersamaan, butuh human touching, butuh skin on skin mengalahkan canggihnya skype. Bagi kalian yang masih menjalani LDR, good luck. Love you xoxo…

Monday, January 23, 2012

RED BERRY

people call it fushia
One Day wearing what i call Romantic Fushia

food lover
connoisseur photograph


Sunday, January 15, 2012

quality time with friends

When i have lots of presurre from my office, or from anyother things, best friends and sister are always beside me. love them all. I Usually share anything with them while eating. Thats our Quality time ;)

Dian eat ramen and i eat sushi while apie take a picture of us
me, my sister, and apie(she is my personal photo editor hahaha luv you apieee)
 peace and harmony
 playing at ace

inner ninja: Unbranded, shawl:kaffah, polkadot t shirt:houseofadeline, belt:Unbranded, watch:guess, maxi skirt:N.y.L.a, bag:Charles&Keith, shoes:PrettyFit

Thursday, January 12, 2012

NEW YEAR EVE (my Way)

Udah hari ke-12 ya di tahun yang baru, hari ini tanggalnya cantik banget 12012012 so nice!!  So i decided to tell you about my New Year Eve in 'today post'.   Gue sebenernya nggak terlalu suka pesta tahun baru. Alasan paling utama ya karena menghindari jalanan yang hectic di malam pergantian tahun. Jadi i decided untuk stay dirumah aja, dan memanjakan diri gue dengan cara gue sendiri.
menghabiskan waktu buat pilih-pilih buku, i love reading sinopsis yang ada di belakang buku. 
Hal yang paling gue suka di toko buku adalah memilih-milih buku mana yang mau gue beli, gue membeli buku tergantung mood aja. Akhirnya untuk melewati malam tahun baru, gue baca test pack-nya Ninit Yunita sambil nonton Transformer (yeah i am multi tasking, in some way hihihi), dan Menulis itu Seksi by Albertine Endah keesokan harinya. For some people maybe it is so boring, but for me its so relaxing.

what i wear : Unbranded dress, Kidnaped Ally Over big, Simplymii Shawl as hijab, Unbranded belt, Sun Flower ring, Charles & Keith sling bag, and Amante slipper

Thursday, January 5, 2012

#read2share

Gue iseng-iseng buka google malem ini. Padahal mestinya fokus buat CaLK ya (salah fokus hihihi). but anyway i got a super news. Gue baru tau bahwa tulisan gue 'Supernova Yang Mengubah Saya' masuk dalam buku #read2share yang pada tanggal 26 November 2011 kemarin di launch di Fimela Fest, Level One east mall, Grand Indonesia. Serunya lagi ada 2 penulis dari NBCPalembang yang masuk lho(Dhea Purbaya dan Yulia Purnama Sari)

Berikut ini daftar penulis yang masuk dalam buku #read2share

1. 9 Matahari Inspirasiku – @AyyCiiPlukz
2. Aku dan Semangatku – Adi Chandra
3. Annie’s Baby – Khusnul Khotimah, @rhuna_chan
4. Bermimpilah Wahai Sang Pemimpi – Iik Iklimah, @gueiik
5. Cacing dan kotorannya – Ona Machfudha, @QUEEN_OF_BEE
6. Dari Toko Musik, Baju Hingga Buku – Nyi Penengah Dewanti, @ungnyi
7. Hingga Detak Jantungku Berhenti – Dian Utami
8. Imaji Terindah – Septianessty Sutjipto, @netkirei
9. Inginku : Barbara Cartlandnya Indonesia – Juliana Wina Rome
10. Jangan Bersedih – Intan Darmawan
11. Jaring Laba-Laba – Aditia Yudis, @adit_adit
12. Jogjakarta-Catastrova Prima @pima96
13. Kisah Ketulusan yang Menginspirasi -
14. Mutia Rachma Rinta, @mutekute
15. Magical – Hilda Nurina, @hildabika
16. Memilih Bahagia – Sary Ahd , @saryahd
17. Para Priyayi – Winda Oei, @w1ndoet
18. Pepatah Cina Kuno, Shidney Sheldon Hingga John Grisham – Yulia Purnama Sari, @lia3x
19. Sang Terpilih – Anindhita Rustiyan K, @pusbangsawan
20. Sahabat atau Pacar? – Adyta Dhea Purbaya, @dheaadyta
21. Si Cacing dan Kotoran Kesayangannya – Juliana, @julia_ryan
22. Supernova Yang Mengubah Saya – Rahma Hayati Nurdin, @rahma_hayati
23. The Alchemist – Randy Lung
24. The Power of Fave Books: Reading, Learning, and Parenting – Niken Tf Alimah

Buat yang berminat silahkan kirim email ke admin@nulisbuku.com sertakan nama, alamat, no hp. Subject: buku #read2share.

Monday, December 26, 2011

NULIS BUKU CLUB PALEMBANG MONTHLY GATH

Akhirnyaaaaa gue ketemuan lagi sama anak-anak NBCPalembang, udah sebulan penuh nggak ketemu. Biasanya kita sebulan sekali ngumpul nih, tapi karena abis launching buku jadi diputuskan buat rehat dulu. Seminggu yang lalu kita akhirnya gathering lagi, di Kopi Tiam Senopati. Karena ketemuannya minggu, banyak juga yang nggak bisa hadir. Maklum sih, minggu itu kan hari buat keluarga. But it's okay we still had a lot of fun that day ;). Selain ngerencanain buku baru yang bakal kita terbitin, kita juga main flashfiction, sekadar buat mengasah kemampuan nulis kita. Love that day! i laugh alot. thanks so my NBC Family... YOU ROCK!!!
flash fiction start...
here we are ada beberapa yang udah pulang duluan :)


me wearing: shawl:simplyme; knitwear:ZARA; neckles:Missmarina; bag:Elle; pant:n.y.l.a; gladiator:Charles&Keith

Wednesday, November 2, 2011

Pengejar Angin Gala Premier

Yieyyyy
1st November its another Rocking day, not only for me but also for my Hijabers Friends
 Malam itu semua komite Hijabers Palembang hadir untuk mensupport our lil sister, Siti Helda, she played as Nyimas on Pengejar Angin Movie. We really proud of you Selly....

see the review HERE

Buat gue pribadi, kesan gue nonton film ini. Gue suka ada sebuah film bertaraf nasional  dan disutradarai oleh sutradara sekelas Hanung Bramantyo yang nyeritain tentang kehidupan anak muda di Sumatera Selatan. Setting-an film dengan latar belakang keindahan alam Sumatera Selatan, i need to say, i am so proud being Semateranese. Menariknya, penokohan dalam film ini bikin gue jatuh cinta. Nggak hanya dengan karakter dan tokoh-tokohnya, tapi juga dengan beberapa quote dalam film ini. Salah satunya, adalah quote dari emak si Dapunta ketika emak memberikan cincinnya, harta satu-satunya, yang paling bermakna buat emak dan harus dijual untuk biaya Dapunta demi menggapai cita-citanya.
Ini cuma benda mati.
Quotenya singkat, tapi gue suka banget!!!
terlepas dari gue kenal Selly, pemeran Nyimas, secara pribadi. gue akui Selly You rock, ngga nyangka dan bangga banget. si Bungsu di committe ini pinter akting. Buat orang yang pertama kali main film, Selly, menurut gue lu so natural infront of camera. 
Love ya, and wish you Luck.


 me and selly/Siti Helda (Nyimas)

me and Qausar (Dapunta)
me with Matias Muccus (Pendekar Lahat)
me with Hanung Bramantyo (Director or Pengejar Angin)
i met Sazkia, i gave her one eksemplar of my Book Mate. and she is so Humble...
Hijabers Palembang Committe with Zaskia and Wanda Hamida


Thats a Wrap!!! So Readers you can enjoy this movie on teather on 3rd November 2011.